beberapa Sunnah yang berkaitan dengan kubur

1. Ketika memasukan mayat ke dalam kubur, disunnahkan menutupi bagian atasnya dengan kain atau yang lainnya kalau mayat itu perempuan.

Dari AHli Kufah, “Sesungguhnya Ali bin Abi Thalib telah datang kepada mereka sewaktu mereka sedang menguburkan mayat, dan telah dibentangkan kain di atas kuburnya, lalu Ali mengambil kain di atas kubur seraya berkata, “Ini (tutup) hanya dilakukan untuk mayat perempuan.” (Riwayat Baihaqi)

2. Disunnahkan untuk meninggikan kuburan kira-kira sejengkal dari tanah biasa agar diketahui

Sesungguhnya Nabi saw telah meninggikan kuburan putra beliau, Ibrahim, kira-kira sejengkal (Riwayat Baihaqi)

3. Kuburan lebih baik didatarkan daripada dimunjungkan

Dari ABu Al-Hayyaj, dari Ali. Ia berkata “Aku utus engkau sebagaimana Rasulullah saw telah mengutusku. Jangnlah engkau biarkan berhala, tetapi hendaklah engkau robohkan, dan kuburan yang dimunjungkan hendaklah engkau datarkan.” (Riwayat Muslim)

4. Menandai kuburan dengan batu atau yang lainnya di sebelah kepalanya

dari Mutlib bin Abdullah ia berkata” Tatkala Utsman bin Maz’un wafat, jenazahnya dibawa keluar, allu dikuburkan. nabi saw menyuruh seorang laki-laki mengambil batu, tetapi laki-laki itu tidak kuat membawanya, lalu Rasulullah saw bangkit mendekati batu itu dan menyingsingkan kedua lengan bajunya, kemudian batu itu dibawa dan diletakkan di sebelah kepalanya sambil bersabda, “Aku memberi tanda kubur saudaraku dan aku akan menguburkan di sini siapa yang meninggal di antara ahliku.” (Riwayat Abu Dawud)

5. Menaruh Kerikil (batu-batu kecil) di atas kuburan

     Dari Ja’far bin Muhammad melalui bapaknya, “Sesungguhnya Nabi saw menaruh batu kecil (kerikil) di atas kuburan putra beliau, Ibrahim (Riwayat Syafi’i)

6. Meletakkan pelepah yang basah di atas kuburan.

Keterangannya yaitu hadits dari Ibnu Abbas yang menerangkan bahwa Nabi saw pernah mengerjakan demikian

7. Menyiram kuburan dengan air

dari Ja’far bin Muhammad, melalui bapaknya “Sesungguhnya Nabi saw telah menyiram kuburan anaknya, Ibrahim” (Riwayat Syafi’i)

8. Sestelah mayat dikuburkan, orang yang mengantarkannya disunnahkan berhenti sebentar untuk mendo’akannya (memintakan ampunan dan minta supaya ia diberikan keteguhan dalam menjawab pertanyaan malaikat)

Dari Utsman, “Nabi saw apabila selesai emnguburkan mayat, belaiu berdiri lalu bersabda:”Mintakanlah ampun untuk saudaramu dan mintakanlah supaya ia diberi keteguhan, karena sekarang ia sedang ditanya.” (riyata Abu dawud dan Hakim)

 

Larangan yang bersangkutan dengan Kuburan

1. Menembok kuburan

2. Duduk di atas kuburan

3. membuat rumah di atas kuburan

Dari jabir “rasulullah saw telah melarang menembok kuburan, duduk di atasnya, dan membuat rumah di atasnya (Riwayat Ahmad dan Muslim)

4. Membuat tulisan di atasnya

Rasulullah saw telah melarang membuat rumah di atas kuburan dan membuat tulisan di atasnya (Riwayat Nasai)

5. Membuat kuburan menjadi masjid

Dari Abu Hurairah “Sesungguhnya Rasulullah saw telah bersabda “Mudah-mudahan Allah menghancurkan Yahudi dan nasrani yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka menjadi masjid” (Riwayat Bukhari-Muslim). Wallahu ‘alam bish shawab. 9Sumber Fiqh Islam Karya Sulaiman Rasyid)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s