Hijrah bukanlah suatu peristiwa biasa, tetapi memiliki dampak yang mendalam bagi perjalanan sejarah. Hijrah juga memepunyai arti besar dan pelajaran mendalam bagi sejarah Islam. Peristiwa hijrah yang datang dan diperingati setiap tahun, bukan sekedar seremonial belaka, namun lebih dari itu, datangnya tahun baru hijriah ini untuk memperbaharui hidup kita.

Peristiwa sejarah yang penting dalam sejarah Islam kembali datang tahun ini yaitu peristiwa perjalanan hijrah Rasulullah saw bersama sahabat beliau Abu Bakar Ash-Shidiq ra, yang sebelumnya telah didahului oleh para sahabat yang melakukan hijrah meninggalkan kota Makkah menuju kota Madinah Al-Munawwarah.

Di antara beberapa pelajaran penting dari peristiwa hijrah ini adalah :

1. Hijrah mengajarkan kaum Muslimin untuk mempertahanakan tauhid dan keimanan mereka dengan mengorbankan apa yang mereka miliki dari harta, keluarga, bahkan nyawa

Ketika para sahabat ra berhijrah dari kota Makkah ke kota Madinah, mereka dilarang untuk membawa harta mereka, banyak pula dari mereka yang harus berpisah dengan keluarganya dan bahkan tidak sedikit di antra a mereka yang harus mempertaruhkan nyawa mereka demi menyelamtkan tauhid dan aqidah mereka. Peristiwa ini mengajarkan kepada kita bahwa keimanan adalah lebih mahal dan berharga dari apapaun.

2. Hijrah membangun masyarakat yang penuh peradaban

Ketika Rasulullah saw tiba di Madinah, pertama kali yang dialkukannnya adalah membangun masjid. Masjid dijadikan sebagai pusat kegiatan pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia sehingga melahirkan manusia-manusia yang luar biasa, berakhlaq mulia, berilmu dan dekat dengan penciptanya.

setelah membangun masjid, Rasulullah saw kemudian mempersaudarakan antara kaum Anshar dengan kaum Muhajirin sehingga terbangun ukhuwah islamiyah, melahirkan komunitas yang solid dan persaudaraan yang kokoh dalam bimbingan Rasulullah saw. Rasulullah saw juga membangun pasar untuk kaum muslimin, karena pada saat itu pasar di Madinah masih dikuasai oleh orang-orang yahudi yang dapat menentukan harga sesuai keinginan mereka.

3. Hijrah merupakan momentum awal untuk kemenangan Islam dan Muslimin.

Melalui proses hijrah, nabi saw melakukan konsolidasi untuk membangun masyarat Islam yang berkeadilan, maka jika masyarakat menginginkan keadilan sesungguhnya, maka satu-satnya solusi adalah menerapkan konsep keadilan Islam.

Maka syari’at hijrah sama persis dengan syari’at-syari’at Allah lainnya, yaitu tetap berlaku sepanjang zaman. selama masih ada denyut kehidupan manusia, selama itu pula syari’at hijrah harus ada. Hala ini mengandung makna bahwa kita harus senantiasa untuk memperbaiki kualitas kehidupan kita, yaitu dengan senantiasa menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini.

Semoga mengawali tahun hijriah 1436 H ini, kita dapat merancang hari-hari kita ke depan lebih baik lagi. Tak pernah khawatir mengorbankan apa yang kita miliki untuk Allah, membela agama-Nya dan meneladani generasi awal dalam perjuangan mereka bersama Rasulullah saw menjalankan syari’at Allah dengan penuh keta’atan. Aamiin ya Rabbal ‘alaamiin.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s