أهمية التربية  (Urgensi Tarbiyah)

Setiap pribadi muslim dan generasi muslim yang senantiasa menginginkan kembalinya kejayaan kaum muslimin di muka bumi ini, maka wajib baginya untuk senantiasa mentarbiyah diri dan berada dalam lingkungan tarbiyah.  Hal ini diperlukan agar ia senantiasa mempunyai arah dan  pedoman hidup untuk mencapai tujuan hidup. Berkaitan dengan urgensi tarbiyah, Allah swt menjelaskan dalam Q.S Al-Jumu’ah : 2  sebagai berikut :

هوالذي بعث في الاميين رسولا منهم يتلوا عليهم ايته ويزكيهم ويعلمهم الكتب والحكمة وان كانوا من قبل لفي ضلل مبين

Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata  (Q.S Al-Jumu’ah:2).

Dari ayat tersebut di atas tergambar urgensi tarbiyah bagi setiap pribadi muslim dan para generasinya karena di dalamnya terdapat banyak aktifitas yang bisa menyadarkan mereka betapa  tantangan yang akan mereka hadapi tidak cukup hanya dengan sekedar berislam dan menjalankan syari’atnya. Lebih dari itu, untuk mengembalikan kejayaan kaum muslimin, maka dibutuhkan sebuah pergerakan yang menghimpun seluruh kekuatan kaum muslimin dalam ‘amal jama’I yang dibingkai dengan kesamaan visi, misi dan tujuan akhir yaitu ‘izzatul islam wal muslimin.

Dalam tarbiyah, paling tidak ada beberapa kegiatan yang sangat diperlukan bagi setiap pribadi muslim dan para generasinya-yang diambil dari ayat 2 surat Al-Jumu’ah tersebut di atas, di antaranya

    1. Tilawah Al-Quran

Dalam setiap kegiatan tarbiyah senantiasa diawali dengan tilawah Al-Quran. Ini bisa dengan mudah difahami tentang perlunya kegiatan ini karena Allah swt telah berfirman dalam surat Al-Ankabut ayat 45 sebagai berikut :         اتل ما اوحي اليك من الكتاب واقم الصلاة

artinya :  Bacalah Kitab (Al-Quran) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan dirikanlah shalat”. (Q.S. Al-Ankabut :45)

 

Dengan senantiasa melazimkan tilawah Al-Quran-selain mendapatkan pahala dari setiap huruf yang dibaca- maka kita akan mendapatkan pemahaman tentang kandungan Al-Quran itu sendiri. Dengan memahami isi kandungan AL-Quran, kita akan memahami manhaj hidup kita, sehingga hidup kita akan lebih terarah dan kita hanya menjadi pribadi yang soleh secara individu tapi kita juga akan menjadi pribadi yang mensolehkan masyarakat. Tentunya tilawah yang diharapkan adalah tilawah ideal yaitu: membaca, memahami, dan mengamalkan

2. Tazkiyah (Penyucian Jiwa)

 

 

Setiap manusia diberikan potensi untuk berbuat kebajikan dan juga kemunkaran (Q.S. Asy-Syams:8). Setiap jiwa yang jauh dari lingkungan yang islami akan berpotensi untuk lebih condong kepada kemunkaran daripada kebajikan. Apalagi di era yang penuh dengan kebebasan informasi, setiap orang semakin permisif untuk berbuat kemunkaran di depan khalayak, semakin asingnya orang-orang yang menjalankan syari’at islam, kemunkaran semakin mengepung generasi islam, bahkan dengan mudahnya bisa menyelusup ke balik dinding-dinding kamar kita sekalipun melalui berbagai macam media, maka sudah bisa dipastikan jiwa kita akan semakin jauh dari kesucian.

Padahal Allah swt telah berfirman : قد افلح من زكىها وقد خاب من د سىها   “sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa) itu. Dan sungguh merugi orang yang mengotorinya (Q.S. Asy-Syams :9-10). Di dalam tarbiyah kita saling berukhuwah, saling berta’aruf, bertafahum, bertakaful  sehingga timbul mahabbah dalam setiap jiwa dan menyingkirkan berbagai macam penyakit keduniawian.

3. Ta’lim

 

Sudah menjadi sebuah kepastian bagi setiap muslim dan generasinya yang menginginkan perubahan kearah yang lebih baik untuk menguasai berbagai macam ilmu, baik ilmu duniawi maupun ilmu ukhrawi. Dengan ilmu duniawi kita bisa mengetahui apa saja yang harus kita persiapkan sebagai bekal untuk melakukan perjalanan di dunia ini, sedangkan dengan ilmu ukhrawi kita mengetahui apa saja yang harus kita persiapkan sebagai bekal untuk melakukan perjalanan dari dunia ini (menuju akhirat).

Oleh karena itu, salah satu rangkaian kegiatan yang wajib ada dalam proses tarbiyah adalah ta’lim. Pembekalan setiap pribadi muslim dan para generasinya dengan berbagai macam ilmu sehingga mereka bisa menjadi orang-orang yang memberi manfa’at dari masyarakat dan bukan menjadi generasi yang  mengambil manfa’at dari mereka (menjadi beban masyarakat). Karena Allah swt telah menjelaskan betapa pentingnya ilmu, sehingga Dia menyetarakan menuntutnya sama dengan berjihad di jalanNya dan Rasul-Nya pun  telah menjelaskan dalam sabda beliau bahwa barangsiapa yang ingin menguasai dunia, selamat di akhirat maka salah satu modal yang harus dimiliki adalah ilmu.

Demikianlah sekilas tentang pentingnya tarbiyah bagi setiap pribadi muslim dan para generasinya. Mudah-mudahan kita bisa mengembalikan kejayaan kaum muslimin sebagaimana pernah diraih oleh para pendahulu kita dahulu yang telah mencatatkan nama-nama mereka sebagai pengharum bagi agama Islam. Wallahu ‘alamu bish shawab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s