berikut ini beberapa faktor yang penting untuk diketahui oleh setiap guru untuk bisa menjadi guru yang positif yang saya kutip dari buku GURU POSITIF-MOTIVATIF karya Nurlaela isnawati.

A.Kualitas Niat
untuk belajar memperbaiki kualitas niat, ada baiknya kita renungkan beberapa poin di bawah ini :
1. Jalankan tugas kita sebagai seorang guru dengan profesional tanpa harus terlalu mempersoalkan besar-kecilnya gaji yang akan kita terima setiap bulannya.
2. Luruskan niat kita untuk menjadi seorang guru, yaitu untuk menjadi pendidik yang berbakti demi agama, nusa dan bangsa.
3. Yakinlah bahwa apa yang akan kita lakukan adalah suatu kewajiban yang sungguh mulia
4. Niatkanlah bahwa kepergian kita untuk mengajar adalah sebuah upaya untuk mendidik diri kita sendiri-bukan semata-mata untuk mendidik siswa kita.

B. Kualitas Keyakinan Diri
Ada beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk menunjukan bahwa sebagai seorang guru kita memiliki keyakinan diri luar biasa terhadap kemmpuan dan status kita sebagi guru.
1. Pada saat mengajar, biasakan untuk sebanyak mungkin tersenyum kepada siswa agar proses pembelajaran terasa menyenangkan bagi siswa.
2. Perbanyaklah mengobrol dengan siswa. buat suasana komunikasi antara guru dan siswa menjadi akrab.
3. sering-seringlah berabgi informasi dengan siswa.
4. Ajaklah siswa kita untuk berbicara dengan tema pembicaraan yang lebih “berbau intelektual” dan jangan lupa untuk menyelinginya dengan humor
5. Bedakan antara humor dengan tindakan konyol
6. Berusahalah untuk menggunakan bahasa dengan kosakata yang kompleks.
C. Kualitas Emosi
Menjadi guru berarti kita harus siap untuk menahan emosi dan mengendalikannya, atau lebih bagus lagi, mengubah emosi menjadi energi yang positif.
Supaya kita memiliki kualitas pengendalian emosi yang baik, kita bisa melatih beberapa hal di bawah ini :
1. Jangan membuat keputusan apa pun yang berkenaan dengan siswa kita ketika kita sedang dalam kondisi marah.
2. pahami kesalahan-keslahan siswa kita itu sebagai kesalahan yang wajar dilakukan oleh anak-anak kecil yang terkadang belum bisa membedakan yang baik dan yang buruk
3. Senantiasa belajar menahan amarah dan lebih fokus paka akar permasalahan
4. Hindari membanding-bandingkan antara dua siswa kita yang memiliki tingkat kepandaian yang berbeda
5. Jangan membiasakan mengungkit-ungkit siswa yang pernah berbuat salah dan mempermalukannya di depan kelas
6. Sampaikanlah materi pelajaran seolah-olah kita adalah orang tua yang sedang mengarahkan anak-anak kita sendiri
D. Kualitas Simpati
Untuk memiliki kualitas simpati yang baik, maka ada beberapa hal yang perlu kita latih, di antaranya :
1. Perlakukan semua siswa dengan perlakuan yang setara dan sederajat
2. Cari tahu hal-hal apa saja yang paling disukai oleh siswa-siswa kita
3. Jangan ragu untuk menanyakan hal-hal yang sekiranya menghambat mereka menjalankan perannya sebagai pelajar
4. Sampaikan segala sesuatu dengan jujur melalui perkataan yang jelas tapi halus.
5. Jangan lupa untuk sesekali bersenang-senang dengan siswa-siswi kita.

dengan senantiasa meningkatkan kualitas kita sebagai guru, maka bukanlah suatu hal yang mustahil kita akan menjadi guru yang senantiasa dirindu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s