Bulan Ramadhan sebagaimana diyakini oleh setiap orang Islam merupakan suatu bulan yang istimewa bagi mereka. betapa tidak banyak sekali firman Allah swt maupun hadits Rasulullah saw yang bercerita tentang bulan ini, mulai dari apa yang harusdipersiapkan, apa yang harus dikerjakan, apa yang akan diberikan, dan tujuan akhir dari bulan Ramadhan tersebut. Salah satu ibadah yang istimewa di bulan Ramadhan adalah shaum di siang harinya dan qiyam di malam harinya. Pada bulan ini banyak sekali “bonus yang dihamburkan” oleh Allah swt bagi ummat Islam, mulai dari maghfirah, rahmah, pembebasan dari api neraka, dibebaskannya dosa-dosa, dilipatgandakannya pahala, dll bonus yang tentu sangat menggiurkan bagi setiap muslim yang berakal.

Namun ternyata tidak semua orang Islam akan mendapatkan keistimewaan bulan Ramadhan, ada beberapa golongan orang Islam yang justru akan mendapatkan kerugian di bulan Ramadhan. siapa sajakah golongan tersebut ?

golongan pertama, yaitu orang-orang yang memasuki bulan Ramadhan namun belum mendapatkan maaf dan keridhaan dari kedua orangtuanya (bila masih ada), dan orang-orang yang terdekat dengannya yang sangat besar kemungkinan baginya untuk membuat kesalahan terhadap mereka. dalam salah satu riwayat dikatakan bahwa bila Ramadhan menjelang Malaikat Jibril berdo’a :”ya Allah abaikanlah shaumnya ummat Muhammad yang memasuki bulan Ramadhan, namun belum mendapatkan maaf dan keridhaan dari kedua orang tuanya dan orang-orang terdekatnya” lalu Nabi mengaminkan tiga kali.

golongan kedua, yaitu orang Islam yang melaksanakan ibadah shaum di bulan Ramadhan, namun tidak melaksanakan shalat fardhu yang lima waktu. Sering kali kita lihat ketika bulan Ramdhan-terutama di awal bulan- banyak orang yang bersuka cita melaksanakan ibadah shaum, namun karen di luar bulan Ramadhan mereka tidak pernah shalat, sehingga mereka menganggap bahwa kewajiban di bulan Ramadhan hanyalah ibadah shaum saja. Orang Islam yang seperti ini termasukorang yang merugi di bulan Ramadhan, karena ibadah shalat tidak boleh ditinggalkan selama kita masih hidup. Rasulullah saw bersabda “perjanjian antara kita dan mereka adalah shalat, apabila ia meninggalkan (shalat) maka ia sudah kafir”.

golongan ketiga, yaitu orang Islam yang mendapati bulan Ramadhan namun ia tidak melaksanakan ibadah shaum di siang hari tanpa udzur syar’i. orang seperti ini jelas akan merugi, karena sebagaimana diriwayatkan oleh ibnu Umar r.a bahwa Rasulullah saw bersabda :“Islam itu terdiri atas lima perkara, syahadat, shalat, zakat,haji dan shaum di bulan Ramadhan”, maka barang siapa yang mengingkari salah satunya, ia telah keluar dari Islam menurut jumhur ulama.

golongan keempat, yaitu orang Islam yang berbuat dosa besar di bulan Ramadhan, seperti membunuh, berzina, mencuri dll. walaupun ia melaksanakan ibadah shaum, namun ia akan terhalang dari keberkahan bulan tersebut, sebagimana sabda Rasulullah saw :” shalat yang lima waktu, dari jum’at ke jum’at, dan dari Ramadhan ke Ramadhan menjadi penebus dosa selama orang itu meninggalkan dosa-dosa besar”.

golongan kelima, yaitu orang Islam yang selama bulan Ramadhan menjauhi hal-hal yang dimakruhkan, akan tetapi tidak melaksanakn amalan-amalan sunnah yang sangat dianjurkan. ia tidak qiyamul lail, tidak tadarus al-Quran, tidak berinfaq dan amalan-amalan lain yang bersifat sunnah.

Demikianlah lima golongan orang Islam yang akan merugi di bulan Ramadhan. Mudah-mudahn kita tidak termasuk di dalamnya. amien…..

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s